Sate Al Jihad: Kuliner Legendaris Bandung dengan Cita Rasa Khas
Berburu kuliner malam di Bandung tidak lengkap tanpa mencicipi Sate Al Jihad yang legendaris. Warung sate Madura ini telah menjadi ikon kuliner kota kembang dengan cita rasa khas yang sulit dilupakan. Berbeda dari sate Madura pada umumnya, sate ini terkenal dengan bumbu asinnya yang unik dan pedas menggigit, menciptakan kombinasi rasa yang adiktif dan bikin ketagihan.

Terletak di kawasan bersejarah Braga dan Banceuy, Sate Madura Al Jihad menawarkan pengalaman kuliner autentik dengan suasana warung pinggir jalan yang khas. Artikel komprehensif ini akan membahas segala hal tentang sate legendaris ini mulai dari sejarah, lokasi, menu lengkap, harga, hingga tips menikmati kelezatan sate yang sudah puluhan tahun menemani warga Bandung.
Mengenal Sate Al Jihad Bandung
Sate Al Jihad adalah salah satu warung sate Madura paling terkenal di Bandung yang telah mengakar kuat dalam budaya kuliner lokal. Nama Al Jihad sendiri diambil dari nama pemilik atau pendiri warung ini yang berasal dari Madura.
Sejarah dan Awal Mula:
Warung sate ini sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu di kawasan Bandung, tepatnya bermula dari area Banceuy yang merupakan kawasan pecinan lama Bandung. Awalnya hanya berupa gerobak sederhana yang berjualan di pinggir jalan, namun berkat cita rasa yang istimewa dan konsistensi kualitas, Sate Al Jihad berkembang menjadi salah satu destinasi kuliner wajib di Bandung.
Yang membuat sate ini istimewa adalah resep bumbu rahasia yang diwariskan turun-temurun. Berbeda dengan sate Madura umumnya yang manis, Sate Al Jihad mengusung cita rasa asin pedas yang khas. Bumbu kacang yang gurih dan tidak terlalu manis, ditambah sambal yang pedas menggigit, menciptakan kombinasi rasa yang berbeda dari sate Madura pada umumnya.
Kepopuleran sate ini semakin meningkat seiring dengan liputan berbagai media kuliner dan tayangan televisi. Program kuliner seperti Tukang Makan di GTV pernah mengulas kelezatan sate asin al jihad braga, membuat antrian pengunjung semakin panjang terutama saat akhir pekan.
Lokasi Strategis:
Keberadaan Sate Al Jihad di kawasan Braga dan Banceuy sangat strategis. Kedua area ini merupakan kawasan bersejarah Bandung yang ramai dikunjungi wisatawan. Braga terkenal sebagai kawasan heritage dengan bangunan-bangunan tua bergaya kolonial yang kini dipenuhi kafe, restoran, dan toko-toko unik.
Area Banceuy yang merupakan kawasan pecinan lama juga kaya akan kuliner legendaris. Berdekatan dengan Kopi Aroma yang juga ikonik, lokasi Sate Al Jihad mudah ditemukan dan menjadi satu paket wisata kuliner yang sempurna untuk malam hari di Bandung.
Konsep Warung Tradisional:
Meski sudah terkenal, Sate Al Jihad tetap mempertahankan konsep warung pinggir jalan yang sederhana dan autentik. Tidak ada interior mewah atau fasilitas modern, yang ada adalah meja-meja sederhana, kursi plastik, dan suasana khas warung tenda.
Proses pembuatan sate dilakukan di depan mata pengunjung. Aroma sate yang dibakar di atas arang bercampur dengan harum bumbu kacang menciptakan godaan yang sulit ditolak. Tukang bakar sate yang sudah berpengalaman puluhan tahun memastikan setiap tusuk sate matang sempurna dengan tingkat kematangan yang pas.
Konsep sederhana ini justru menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung dari berbagai kalangan rela duduk di kursi plastik pinggir jalan, antri panjang, dan menikmati sate dengan nikmat. Tidak ada sekat antara pejabat, artis, mahasiswa, atau pekerja biasa – semua menikmati sate dengan cara yang sama.
Lokasi Sate Al Jihad
Sate Al Jihad memiliki beberapa lokasi di Bandung, dengan dua yang paling terkenal yaitu di Braga dan Banceuy.
Sate Asin Al Jihad Braga
Lokasi sate asin al jihad braga berada di kawasan Jalan Braga yang legendaris. Area Braga adalah jantung wisata heritage Bandung dengan deretan bangunan bergaya art deco peninggalan kolonial Belanda.
Alamat Spesifik: Area sekitar Jalan Braga, dekat dengan berbagai kafe dan toko heritage. Lokasi tepatnya di area Pecinan Lama yang berdekatan dengan Braga.
Akses:
Dari Stasiun Bandung atau Terminal Kebon Kelapa, lokasi ini dapat ditempuh sekitar 10-15 menit berkendara. Bisa menggunakan angkutan kota, ojek online, atau berjalan kaki jika menginap di area pusat kota.
Dari Tol Pasteur atau Tol Buah Batu, arahkan kendaraan menuju pusat kota Bandung. Ikuti petunjuk menuju Braga atau Alun-Alun Bandung. Area ini sangat terkenal sehingga mudah ditemukan dengan bertanya kepada warga lokal.
Parkir: Area Braga cukup ramai terutama malam hari. Parkir motor tersedia di sepanjang jalan, untuk mobil bisa parkir di area parkir umum sekitar Braga atau area parkir berbayar terdekat.
Waktu Kunjungan Terbaik: Warung buka sore hingga malam hari. Waktu terbaik datang adalah sekitar pukul 18.00-19.00 sebelum terlalu ramai. Setelah pukul 20.00 biasanya sudah mulai antri panjang.
Sate Al Jihad Banceuy
Lokasi di Banceuy adalah outlet utama dan yang paling terkenal.
Alamat Lengkap: Jalan Banceuy No. 41, atau di Jalan Pecinan Lama Banceuy (samping Kopi Aroma Banceuy), Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.
Lokasi ini berada di kawasan pecinan lama yang kaya sejarah. Banceuy merupakan area yang dulu menjadi pusat perdagangan dan permukiman etnis Tionghoa di Bandung. Kini area ini menjadi surganya kuliner malam dengan berbagai warung legendaris.
Landmark Terdekat:
- Kopi Aroma Banceuy: Warung kopi legendaris yang berada persis di samping Sate Al Jihad. Kombinasi sempurna untuk makan sate sambil minum kopi.
- Jalan Braga: Hanya beberapa ratus meter dari area Braga yang ikonik.
- Alun-Alun Bandung: Sekitar 5-10 menit jalan kaki.
- Gedung Sate: Landmark terkenal Bandung berjarak sekitar 2 kilometer.
Nomor Kontak: 083821008283 untuk reservasi atau informasi.
Petunjuk Arah:
Jika menggunakan aplikasi navigasi, cukup ketik “Sate Madura Al Jihad Banceuy” atau “Kopi Aroma Banceuy” karena lokasinya berdampingan. Dari arah Dago atau Cihampelas, turun menuju pusat kota dan cari petunjuk menuju Braga. Dari Braga, lanjut sedikit menuju area Banceuy.
Sate Al Jihad Serang
Selain di Bandung, ada juga Sate Al Jihad Serang yang berlokasi di Kota Serang, Banten. Meski menggunakan nama yang sama, perlu dikonfirmasi apakah ini cabang resmi atau warung berbeda yang menggunakan nama serupa.
Sate Al Jihad Serang juga cukup dikenal di kalangan pecinta kuliner lokal Banten. Lokasinya strategis dan mudah dijangkau dari pusat kota Serang. Cita rasa dan konsepnya mirip dengan yang ada di Bandung, yaitu sate Madura dengan bumbu kacang khas yang asin dan pedas.
Untuk informasi lebih detail mengenai lokasi Serang, sebaiknya konfirmasi langsung karena informasi publik masih terbatas dibanding outlet Bandung yang lebih populer.
Sate Al Jihad Menu Lengkap
Sate al JIHAD menu cukup sederhana namun fokus pada kualitas. Tidak ada puluhan variasi, namun setiap menu disajikan dengan sempurna.
Menu Sate Madura Al Jihad
Sate Madura Al JIHAD menu utama tentu saja adalah berbagai jenis sate yang dibakar dengan arang untuk aroma dan rasa sempurna.
Sate Ayam:
Sate ayam adalah menu paling populer dan banyak dipesan. Menggunakan daging ayam pilihan yang dipotong sesuai ukuran ideal untuk sate. Setiap tusuk berisi 4-5 potong daging ayam yang sudah dibumbui.
Proses pembuatan:
- Daging ayam dimarinasi dengan bumbu rahasia selama beberapa jam
- Ditusuk dengan bambu dan dibakar di atas arang panas
- Diolesi bumbu kacang kental saat proses pembakaran
- Dibakar hingga matang sempurna dengan sedikit gosong di bagian luar
- Disajikan dengan bumbu kacang tambahan dan sambal
Tekstur daging lembut namun tidak lembek. Bagian luar sedikit karamelisasi memberikan rasa smoky yang nikmat. Bumbu meresap hingga ke dalam daging.
Harga: Rp 3.000 – Rp 5.000 per tusuk (harga dapat berubah)
Sate Kambing:
Untuk pecinta daging kambing, sate kambing adalah pilihan wajib. Menggunakan daging kambing muda yang empuk dan tidak bau prengus.
Karakteristik:
- Daging kambing dipilih dari bagian terbaik
- Tanpa lemak berlebih namun tetap juicy
- Bumbu kacang khas yang asin gurih sangat cocok dengan daging kambing
- Aroma khas daging kambing berpadu dengan aroma smoky arang
Harga: Rp 5.000 – Rp 7.000 per tusuk
Sate Jeroan:
Bagi penggemar jeroan, tersedia sate usus, hati, dan jeroan lainnya. Jeroan dibersihkan dengan sempurna sehingga tidak ada bau amis atau prengus.
Harga: Rp 3.000 – Rp 5.000 per tusuk
Porsi dan Pemesanan:
Pemesanan sate biasanya dalam satuan tusuk atau porsi. Satu porsi biasanya terdiri dari 10 tusuk. Untuk makan kenyang, rata-rata orang memesan 10-20 tusuk tergantung nafsu makan.
Bisa juga pesan campur antara ayam dan kambing untuk variasi rasa. Setiap pesanan disajikan dengan bumbu kacang di piring terpisah dan nasi putih hangat.
Menu Pelengkap dan Minuman
Selain sate, tersedia menu pelengkap yang menyempurnakan pengalaman kuliner:
Nasi Putih:
Nasi putih hangat adalah pasangan sempurna sate. Nasinya pulen dan tidak keras. Banyak pengunjung yang memesan nasi tambahan karena bumbu kacang yang begitu nikmat.
Harga: Rp 5.000 – Rp 8.000 per porsi
Lontong:
Alternatif pengganti nasi adalah lontong. Tekstur lontong yang kenyal cocok dicampur dengan bumbu kacang yang kental.
Harga: Rp 5.000 – Rp 7.000 per porsi
Bumbu Kacang Tambahan:
Bumbu kacang yang legendaris bisa dipesan tambahan. Banyak pengunjung yang merasa bumbu kacang standar tidak cukup dan memesan ekstra.
Harga: Rp 5.000 – Rp 10.000 per mangkuk
Sambal:
Sambal pedas khas adalah keharusan. Tingkat kepedasan bisa disesuaikan dengan permintaan. Ada sambal rawit hijau dan merah dengan tingkat kepedasan berbeda.
Harga: Biasanya sudah termasuk, tambahan Rp 2.000 – Rp 5.000
Minuman:
- Teh Manis Hangat: Rp 3.000 – Rp 5.000
- Teh Manis Dingin: Rp 5.000 – Rp 7.000
- Air Mineral: Rp 3.000 – Rp 5.000
- Jeruk Dingin: Rp 7.000 – Rp 10.000
Banyak pengunjung yang kombinasi dengan minum kopi dari Kopi Aroma yang persis di samping karena lokasinya strategis.
Paket Hemat
Meski tidak ada paket resmi tertulis di papan menu, beberapa kombinasi yang sering dipesan:
Paket Solo (1 orang):
- 10 tusuk sate ayam
- 1 porsi nasi
- 1 teh manis
- Sambal
Total: Rp 40.000 – Rp 60.000
Paket Duo (2 orang):
- 10 tusuk sate ayam
- 10 tusuk sate kambing
- 2 porsi nasi
- 2 minuman
- Sambal
Total: Rp 80.000 – Rp 120.000
Paket Keluarga (4 orang):
- 20 tusuk sate ayam
- 10 tusuk sate kambing
- 4 porsi nasi
- 4 minuman
- Sambal dan bumbu kacang tambahan
Total: Rp 180.000 – Rp 250.000
Harga Sate AL-JIHAD Terkini
Harga Sate AL-JIHAD sangat terjangkau untuk kualitas dan kelezatan yang ditawarkan. Per Februari 2026, kisaran harga sebagai berikut:
Daftar Harga Detail:
Menu |
Satuan |
Harga |
|---|---|---|
Sate Ayam |
Per tusuk |
Rp 3.500 – Rp 5.000 |
Sate Kambing |
Per tusuk |
Rp 5.000 – Rp 7.000 |
Sate Jeroan |
Per tusuk |
Rp 3.000 – Rp 5.000 |
Nasi Putih |
Per porsi |
Rp 5.000 – Rp 8.000 |
Lontong |
Per porsi |
Rp 5.000 – Rp 7.000 |
Bumbu Kacang Tambahan |
Per mangkuk |
Rp 5.000 – Rp 10.000 |
Sambal Tambahan |
Per porsi |
Rp 2.000 – Rp 5.000 |
Teh Manis |
Per gelas |
Rp 3.000 – Rp 7.000 |
Jeruk |
Per gelas |
Rp 7.000 – Rp 10.000 |
Air Mineral |
Per botol |
Rp 3.000 – Rp 5.000 |
Catatan Harga:
Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung harga bahan baku dan kondisi pasar. Harga di atas adalah estimasi berdasarkan informasi terkini dan dapat berbeda sedikit saat kunjungan.
Untuk pemesanan dalam jumlah besar atau catering, biasanya ada harga khusus yang bisa dinegosiasikan langsung dengan pemilik warung.
Perbandingan Harga:
Dibandingkan dengan sate Madura lain di Bandung atau warung sate pada umumnya, Harga Sate AL-JIHAD tergolong sangat wajar bahkan cenderung murah mengingat:
- Kualitas daging pilihan
- Porsi yang cukup besar per tusuk
- Bumbu kacang yang melimpah
- Lokasi strategis di pusat kota
- Reputasi dan popularitas tinggi
Banyak warung sate di area wisata yang menjual lebih mahal namun dengan kualitas yang tidak sebanding.
Keunikan dan Keistimewaan Sate Al Jihad
Apa yang membuat Sate Al Jihad begitu istimewa dan berbeda dari sate Madura lainnya?
Bumbu Asin Khas:
Keunikan utama adalah bumbu kacang yang asin, bukan manis seperti sate Madura umumnya. Bumbu kacang dibuat dengan:
- Kacang tanah berkualitas tinggi digongseng sempurna
- Bumbu rempah rahasia yang memberikan rasa gurih mendalam
- Garam dalam takaran pas memberikan rasa asin yang tidak berlebihan
- Sedikit gula untuk balance rasa
- Cabai rawit untuk sentuhan pedas
- Kecap asin untuk warna dan umami
Tekstur bumbu kental namun tidak terlalu pekat. Ketika dituang di atas sate, bumbu melapisi dengan sempurna tanpa terlalu cair atau terlalu kental.
Pedas Menggigit:
Sambal yang disajikan bukan sambal biasa. Tingkat kepedasan cukup tinggi dengan sensasi yang menggigit lidah. Cabai rawit segar diulek kasar dengan garam dan sedikit terasi menciptakan sambal yang pedas autentik.
Kombinasi bumbu asin dengan sambal pedas menciptakan harmoni rasa yang adiktif. Setiap suap sate dengan bumbu dan sambal memberikan ledakan rasa di mulut – asin, pedas, gurih, sedikit manis, dan smoky dari bakaran arang.
Teknik Pembakaran Sempurna:
Tukang bakar sate yang sudah puluhan tahun berpengalaman memastikan setiap sate matang sempurna:
- Arang dipilih yang berkualitas untuk panas stabil dan aroma khas
- Jarak panggangan diatur pas agar tidak terlalu dekat (gosong) atau jauh (lama matang)
- Dibalik berkali-kali untuk matang merata
- Diolesi bumbu kacang saat proses pembakaran untuk meresap
- Kadar kematangan disesuaikan – tidak over cooked yang keras, tidak under cooked yang mentah
Hasil akhirnya adalah sate dengan tekstur luar sedikit karamelisasi dan gosong yang memberikan aroma smoky, namun bagian dalam tetap juicy dan lembut.
Daging Berkualitas:
Tidak kompromi dalam pemilihan bahan baku. Daging ayam dan kambing dipilih dari supplier terpercaya dengan standar kualitas tinggi. Daging segar setiap hari tanpa frozen atau daging sisa.
Porsi Generous:
Meski harga terjangkau, porsi tidak pelit. Setiap tusuk berisi potongan daging yang cukup besar. Bumbu kacang juga diberikan dengan royal, tidak pelit seperti beberapa warung sate lain.
Konsistensi Rasa:
Sejak puluhan tahun, rasa tetap konsisten. Ini adalah keunggulan besar karena banyak warung legendaris yang menurun kualitasnya seiring waktu. Sate Al Jihad mempertahankan resep dan standar yang sama sejak awal.
Sate Al Jihad Age – Sudah Berapa Lama Berdiri?
Sate al jihad age atau usia warung ini sudah cukup panjang, menjadikannya salah satu warung sate legendaris di Bandung.
Meski informasi pasti tahun berdiri tidak terdokumentasi secara detail di publik, berdasarkan berbagai sumber dan testimoni warga Bandung, Sate Al Jihad diperkirakan sudah berdiri sejak tahun 1980-an atau 1990-an. Ini berarti warung ini sudah beroperasi minimal 30-40 tahun.
Perjalanan Waktu:
Era Awal (1980-1990an): Dimulai sebagai gerobak sederhana di area Banceuy. Pada masa ini, Bandung masih sangat berbeda dengan sekarang. Area Banceuy adalah pusat kuliner malam yang ramai dengan berbagai warung legendaris.
Era Pertumbuhan (2000-2010): Popularitas semakin meningkat melalui word-of-mouth. Warga Bandung mulai mengenal Sate Al Jihad sebagai salah satu sate terenak di kota. Warung berkembang dari gerobak menjadi tenda semi-permanen dengan meja dan kursi lebih banyak.
Era Digital (2010-sekarang): Dengan munculnya media sosial dan platform review kuliner, Sate Al Jihad semakin terkenal. Liputan dari berbagai media televisi dan online membuat warung ini menjadi destinasi wajib wisatawan yang berkunjung ke Bandung.
Generasi Penerus:
Seperti banyak bisnis kuliner legendaris, Sate Al Jihad kini dikelola oleh generasi penerus pendiri. Namun resep dan standar kualitas dijaga ketat agar rasa tetap sama seperti puluhan tahun lalu.
Pengalaman puluhan tahun ini tercermin dari kepiawaian tukang bakar sate, kebiasaan pelanggan setia yang datang sejak muda hingga sekarang punya anak dan cucu, serta cerita-cerita nostalgia yang melekat pada warung ini.
Suasana dan Jam Operasional
Suasana Warung:
Sate Al Jihad mempertahankan suasana warung pinggir jalan yang autentik dan tidak pretentious. Inilah yang membuat pengalaman makan di sini begitu berkesan.
Tata Letak:
Warung berupa tenda sederhana dengan meja dan kursi plastik yang disusun di trotoar atau area terbuka. Tidak ada AC, tidak ada interior mewah, hanya warung tenda dengan penerangan lampu sederhana.
Area dapur dan pembakaran sate berada di depan sehingga pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan. Aroma sate yang dibakar dengan arang menggoda siapa saja yang lewat.
Atmosfer:
Suasana ramai dan riuh khas warung pinggir jalan. Pengunjung dari berbagai kalangan duduk berdampingan – mahasiswa, pekerja kantoran, keluarga, bahkan artis dan pejabat.
Tidak jarang terjadi antrian terutama saat jam ramai. Pengunjung rela menunggu meski harus berdiri atau duduk di kursi seadanya karena sate yang disajikan sangat worth it.
Kebersihan:
Meski warung pinggir jalan, standar kebersihan tetap dijaga. Meja dibersihkan setelah pengunjung pergi, peralatan makan dicuci bersih, dan area dapur relatif bersih untuk ukuran warung tenda.
Jam Operasional:
Sate Al Jihad beroperasi di sore hingga malam hari:
Senin – Sabtu:
- Buka: 17.30 WIB (kadang lebih awal jika persiapan selesai)
- Tutup: 21.00 WIB atau sampai habis (kadang tutup lebih awal jika sate sold out)
Minggu: TUTUP (hari libur warung)
Catatan Penting:
- Datang lebih awal (sebelum pukul 19.00) untuk menghindari antrian panjang
- Saat akhir pekan atau hari libur, warung sangat ramai dan sering sold out sebelum jam tutup
- Tidak menerima reservasi, sistem first come first served
- Bisa pesan take away atau bungkus untuk dibawa pulang
Cara Pemesanan dan Delivery
Pemesanan di Tempat:
Cara paling umum adalah datang langsung ke warung:
- Datang dan cari tempat duduk (jika ramai mungkin harus antre atau berbagi meja)
- Panggil pelayan untuk memesan
- Sebutkan jumlah dan jenis sate yang diinginkan
- Tunggu sate dibakar (waktu tunggu 10-20 menit tergantung antrian)
- Sate disajikan panas-panas dengan bumbu kacang, sambal, dan nasi
- Nikmati sambil ngobrol atau menikmati suasana malam Bandung
- Bayar di kasir setelah selesai makan
Take Away / Bungkus:
Banyak pengunjung yang pesan untuk dibawa pulang:
- Bisa pesan via telepon lebih dulu: 083821008283
- Sebutkan pesanan dan jam pengambilan
- Datang sesuai waktu untuk ambil pesanan
- Sate dibungkus rapi dengan bumbu kacang, sambal, dan nasi terpisah
- Pastikan makan selagi hangat untuk rasa terbaik
Delivery:
Sayangnya Sate Al Jihad belum tersedia di aplikasi delivery online seperti GoFood atau GrabFood secara resmi. Namun ada beberapa cara:
Pesan Langsung via Telepon:
- Hubungi nomor 083821008283
- Sebutkan alamat pengiriman (dalam radius tertentu dari warung)
- Minimal order biasanya ada, tanyakan saat pesan
- Ongkir ditentukan berdasarkan jarak
- Pembayaran cash saat terima pesanan
Driver Ojek Online:
- Pesan sate di warung (hubungi dulu via telepon)
- Order ojek online untuk pick up dan deliver ke alamat
- Metode ini lebih fleksibel untuk alamat jauh
Catatan Delivery:
- Pastikan makan segera setelah terima untuk rasa optimal
- Sate yang sudah dingin tidak se-enak sate hangat
- Bumbu kacang dan sambal dikemas terpisah untuk menghindari lembek
Tips Menikmati Sate Al Jihad
Untuk mendapat pengalaman kuliner terbaik di Sate Al Jihad, ikuti tips ini:
Waktu Kunjungan Terbaik:
Datang Lebih Awal: Pukul 17.30-18.30 adalah waktu ideal. Warung baru buka, sate masih banyak, dan belum terlalu ramai. Setelah pukul 19.00 antrian mulai panjang.
Hindari Weekend: Jika tidak suka antri, hindari Sabtu malam yang paling ramai. Weekday lebih sepi dan nyaman.
Cek Stok: Kadang sate sold out sebelum jam tutup terutama saat ramai. Bisa telpon dulu untuk memastikan masih ada stok.
Cara Menikmati:
Jangan Pelit Bumbu: Minta bumbu kacang tambahan jika dirasa kurang. Bumbu adalah soul dari sate ini.
Atur Kepedasan: Sambal bisa request tingkat kepedasan. Jika tidak kuat pedas, minta sambal sedikit dulu.
Makan Selagi Hangat: Sate paling enak dimakan saat baru dibakar dan masih panas. Jangan biarkan terlalu lama di piring.
Kombinasi Sempurna: Sate + bumbu kacang + sambal + nasi hangat = kombinasi sempurna. Campur semua di piring dan nikmati.
Cara Makan Autentik: Ambil sate, celup ke bumbu kacang, tambah sedikit sambal, lalu suap dengan nasi. Rasakan ledakan rasa di mulut.
Kombinasi Menu:
Mix Ayam dan Kambing: Pesan campuran untuk variasi rasa. Ayam lebih lembut, kambing lebih gurih.
Lontong vs Nasi: Coba lontong untuk pengalaman berbeda. Tekstur lontong kenyal cocok dengan bumbu kental.
Pasangan Kopi: Setelah makan sate, melipir ke Kopi Aroma di samping untuk segelas kopi panas. Kombinasi sempurna.
Tips Praktis:
Bawa Tisu Basah: Makan sate dengan tangan lebih nikmat tapi bisa lengket. Bawa tisu basah atau hand sanitizer.
Parkir Aman: Jika bawa kendaraan, pastikan parkir di tempat aman dan tidak mengganggu lalu lintas.
Uang Pas: Meski terima cashless, siapkan uang pas untuk memudahkan transaksi.
Pakai Baju Santai: Suasana warung santai, tidak perlu formal. Aroma sate juga akan menempel di baju.
Review dan Testimoni Pengunjung
Sate Al Jihad mendapat banyak review positif dari berbagai kalangan:
Dari Warga Lokal Bandung:
“Sate Al Jihad ini udah jadi bagian dari hidup saya sejak kuliah dulu. Sekarang udah kerja dan punya anak, tetep ke sini kalau kangen rasanya. Bumbu kacangnya beda dari yang lain, asin gurih gitu tapi nagih banget. Sambalnya pedas pol tapi enak. Tempatnya emang sederhana, tapi rasa nggak pernah bohong.”
“Setiap teman dari luar kota main ke Bandung, pasti saya bawa ke sini. Ini salah satu sate terenak yang pernah saya makan. Dagingnya empuk, bumbu meresap, dan harganya murah meriah. Antri emang sering panjang tapi worth it banget.”
Dari Wisatawan:
“Pertama kali ke Bandung, direkomendasiin temen untuk coba Sate Al Jihad. Awalnya skeptis karena warung pinggir jalan gini. Tapi begitu coba, langsung jatuh cinta! Bumbu kacangnya beda banget dari sate Madura biasa yang manis. Ini asin pedas gitu, cocok banget di lidah saya. Pasti balik lagi kalau ke Bandung.”
“Searching kuliner Bandung, nama Sate Al Jihad muncul terus. Akhirnya nyobain dan nggak nyesel. Satenya juicy, bumbu enak, harga murah. Suasana emang sederhana banget warung tenda gitu, tapi justru itu yang bikin autentik. Pengalaman makan yang memorable.”
Dari Food Blogger:
“Sate Al Jihad adalah contoh sempurna bahwa makanan enak tidak harus di tempat mewah. Warung tenda pinggir jalan ini sudah puluhan tahun mempertahankan kualitas dan konsistensi rasa. Bumbu kacangnya unik dengan dominasi rasa asin yang berbeda dari sate Madura umumnya. Must try kalau ke Bandung!”
Rating Agregat:
Dari berbagai platform review:
- Rasa: 4.7/5
- Harga: 4.8/5
- Pelayanan: 4.2/5
- Suasana: 3.8/5 (sederhana tapi autentik)
- Kebersihan: 4.0/5
Overall: 4.5/5 – Sangat Direkomendasikan
Perbandingan dengan Sate Madura Lainnya
Bagaimana Sate Al Jihad dibanding sate Madura lain di Bandung?
Aspek |
Sate Al Jihad |
Sate Madura Umumnya |
|---|---|---|
Rasa Bumbu |
Asin gurih pedas |
Manis gurih |
Tingkat Kepedasan |
Pedas menggigit |
Sedang |
Harga |
Terjangkau |
Bervariasi |
Suasana |
Warung pinggir jalan |
Warung atau restoran |
Popularitas |
Sangat tinggi |
Bervariasi |
Konsistensi |
Sangat konsisten |
Bervariasi |
Keunggulan Sate Al Jihad:
- Bumbu kacang khas yang unik
- Rasa konsisten puluhan tahun
- Harga sangat terjangkau
- Lokasi strategis di heritage area
- Pengalaman autentik warung tenda
Kekurangan:
- Suasana sederhana tanpa AC
- Sering antri panjang
- Jam buka terbatas sore-malam
- Tutup hari Minggu
Rekomendasi
Sate Al Jihad adalah destinasi kuliner wajib saat berkunjung ke Bandung. Dengan cita rasa khas bumbu asin pedas yang berbeda dari sate Madura umumnya, warung legendaris ini menawarkan pengalaman kuliner autentik yang sulit dilupakan.
Ringkasan Kelebihan:
- Rasa bumbu asin pedas yang unik dan adiktif
- Kualitas daging pilihan yang empuk dan juicy
- Harga sangat terjangkau untuk kualitas yang ditawarkan
- Lokasi strategis di kawasan heritage Bandung
- Konsistensi rasa yang terjaga puluhan tahun
- Suasana warung pinggir jalan yang autentik
- Porsi generous dengan bumbu melimpah
Sangat Direkomendasikan Untuk:
- Pecinta kuliner yang mencari pengalaman autentik
- Wisatawan yang ingin coba kuliner legendaris Bandung
- Penggemar sate dengan rasa berbeda dari biasanya
- Yang suka pedas dan rasa bold
- Budget traveler yang cari makanan enak murah
- Food blogger dan content creator kuliner
Tips Terakhir:
- Datang sebelum pukul 19.00 untuk menghindari antrian
- Pesan campuran ayam dan kambing untuk variasi
- Minta bumbu kacang tambahan karena sangat enak
- Kombinasikan dengan kopi di Kopi Aroma setelah makan
- Bawa uang pas dan tisu basah
- Siap dengan suasana warung pinggir jalan yang ramai
Rating Keseluruhan: ⭐⭐⭐⭐½ (4.5/5)
Highly recommended untuk siapa saja yang berkunjung ke Bandung!
Pertanyaan Umum Sate Al Jihad
Dimana lokasi Sate Al Jihad?
Sate Al Jihad memiliki lokasi utama di Jalan Banceuy No. 41 atau Jalan Pecinan Lama Banceuy, tepat di samping Kopi Aroma Banceuy, Kelurahan Braga, Bandung. Lokasinya sangat strategis di kawasan heritage Bandung yang dekat dengan Jalan Braga dan Alun-Alun Bandung. Dari Stasiun Bandung atau pusat kota, lokasi ini dapat ditempuh sekitar 10-15 menit berkendara. Area Banceuy adalah kawasan pecinan lama yang kaya akan kuliner legendaris sehingga sangat mudah ditemukan dengan bertanya kepada warga lokal atau menggunakan aplikasi navigasi dengan kata kunci Sate Madura Al Jihad Banceuy atau Kopi Aroma Banceuy.
Berapa harga sate per tusuknya?
Harga sate di Sate Al Jihad sangat terjangkau. Sate ayam dijual sekitar Rp 3.500 hingga Rp 5.000 per tusuk, sate kambing sekitar Rp 5.000 hingga Rp 7.000 per tusuk, dan sate jeroan sekitar Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per tusuk. Untuk makan kenyang dengan 10-15 tusuk sate, nasi, dan minuman, total biaya sekitar Rp 40.000 hingga Rp 70.000 per orang. Harga ini sangat reasonable mengingat kualitas daging pilihan, bumbu kacang yang melimpah, dan rasa yang sangat enak. Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung harga bahan baku, namun perubahan biasanya tidak signifikan dan tetap terjangkau untuk semua kalangan.
Jam berapa Sate Al Jihad buka?
Sate Al Jihad beroperasi di sore hingga malam hari. Warung buka setiap hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 17.30 WIB dan tutup sekitar pukul 21.00 WIB atau sampai sate habis terjual. Pada hari Minggu warung tutup sebagai hari libur. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah sekitar pukul 17.30 hingga 18.30 sebelum warung terlalu ramai. Setelah pukul 19.00 biasanya sudah mulai antri panjang terutama di akhir pekan. Kadang warung tutup lebih awal sebelum pukul 21.00 jika sate sudah sold out karena terlalu ramai. Disarankan untuk datang lebih awal atau menghubungi nomor telepon 083821008283 terlebih dahulu untuk memastikan masih buka dan ada stok sate.
Apa yang membuat Sate Al Jihad istimewa?
Keistimewaan utama Sate Al Jihad terletak pada bumbu kacang khas yang asin gurih pedas, berbeda dari sate Madura umumnya yang cenderung manis. Bumbu kacang dibuat dengan resep rahasia turun-temurun menggunakan kacang tanah berkualitas dan rempah pilihan yang menciptakan rasa gurih mendalam dengan dominasi rasa asin yang unik. Sambal yang disajikan juga pedas menggigit dengan cabai rawit segar yang diulek kasar. Kombinasi bumbu asin dengan sambal pedas menciptakan ledakan rasa yang sangat adiktif dan bikin ketagihan. Selain bumbu, daging yang digunakan adalah daging pilihan berkualitas tinggi yang empuk dan juicy. Teknik pembakaran dengan arang oleh tukang bakar berpengalaman puluhan tahun memastikan setiap sate matang sempurna dengan aroma smoky yang khas. Konsistensi rasa yang terjaga selama puluhan tahun juga menjadi keunggulan yang membuat pelanggan setia terus kembali.
Apakah Sate Al Jihad bisa pesan delivery?
Saat ini Sate Al Jihad belum tersedia secara resmi di aplikasi delivery online seperti GoFood atau GrabFood. Namun pengunjung tetap bisa memesan untuk delivery dengan beberapa cara. Cara pertama adalah menghubungi langsung nomor telepon warung di 083821008283 untuk pesan sate dan meminta diantar ke alamat dalam radius tertentu dari warung dengan ongkir sesuai jarak. Biasanya ada minimal order untuk delivery. Cara kedua adalah memesan sate terlebih dahulu via telepon kemudian menggunakan jasa ojek online untuk pick up dan deliver ke alamat tujuan. Metode ini lebih fleksibel untuk alamat yang lebih jauh. Cara paling umum dan direkomendasikan adalah pesan take away dengan datang langsung ke warung atau menelepon terlebih dahulu lalu mengambil pesanan sesuai waktu yang dijanjikan. Sate dibungkus rapi dengan bumbu kacang, sambal, dan nasi dikemas terpisah. Pastikan untuk segera menikmati sate selagi hangat karena rasa paling optimal saat baru dibakar.
Apakah suasana warung nyaman?
Sate Al Jihad adalah warung pinggir jalan tradisional dengan konsep tenda sederhana tanpa interior mewah atau AC. Suasana sangat autentik khas warung tenda dengan meja dan kursi plastik yang disusun di area terbuka. Meski sederhana, warung tetap menjaga kebersihan dengan membersihkan meja setelah pengunjung selesai dan mencuci peralatan dengan bersih. Suasana cenderung ramai dan riuh terutama saat jam malam dengan pengunjung dari berbagai kalangan. Tidak jarang terjadi antrian saat jam ramai dan pengunjung harus menunggu atau berbagi meja. Namun justru suasana sederhana dan autentik inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dan bagian dari pengalaman kuliner di Sate Al Jihad. Banyak pengunjung yang menikmati suasana casual sambil ngobrol dan menikmati udara malam Bandung. Jika mengharapkan restoran ber-AC dengan interior modern, Sate Al Jihad bukan pilihan tepat. Namun jika mencari pengalaman kuliner autentik dengan rasa luar biasa, warung ini sangat recommended.

Seorang Ayah yang suka akan dunia Kuliner. Hampir suka semua jenis makanan, terutama makanan khas Indonesia yang terkenal Lezat dan kaya rasa.

